Saat itu aku masih bekerja di sekuritas dan asuransi lain.
Dua pekerjaan yang aku geluti secara bersamaan. Sepintas aku menilai dengan dua pekerjaan itu berarti aku lebih flexible dalam menawarkan pilihan produk bagi calon nasabah.
Tetapi ternyata itulah yang menjadikan kendala bagiku untuk berkembang lebih baik.
Saat itu aku masih belum mengenal makna kata * " FOKUS dan KOMITMEN ".
Kata -kata simple yang hampir setiap saat kita pasti mendengarnya.
Tetapi ternyata memiliki arti yang sangat dalam dan tidak semua dari kita dapat menghayati maknanya.
Sebuah perkenalan sederhana yang ternyata memberikan perubahan besar pada hidup dan masa depanku.
Saat itu 4 orang pria mendekatiku dengan wajah yang ramah dan bersemangat.
Mereka menawarkan opportunity business kepadaku. Yaitu Bisnis Asuransi Prudential.
Sekali lagi mereka menekankan bahwa penawaran ini adalah bisnis , bukan menjual produk.
Satu point telah aku petik dari keempat orang tersebut , bahwa menjadi marketing asuransi itu tujuannya adalah memiliki suatu bisnis semacam franchise.
Rona wajah penuh semangat dan aura positif yang jarang aku temui di tempatku bekerja sebelumnya. Membuat aku semakin penasaran. Mengapa mereka bisa memaintain semangat dan memancarkan aura positif?
Jawabannya adalah : DREAM.
Meraka memiliki mimpi dan harapan yang besar untuk menjadi orang sukses dan pahlawan dalam keluarga.
Dan itu bukan tanpa alasan. Tetapi mereka melihat begitu banyak bukti , teman-teman dekat dan orang-orang yang telah menjadi miliarder muda dengan income puluhan sampai ratusan juta , dengan menjalankan bisnis ini.
Bukti itulah yang menjadikan atmosfir semangat senantiasa terjaga.
Point kedua yang aku petik dari mereka adalah: Semangat kerja itu terbentuk dari kesatuan antara Dream , Bukti atau realitas , serta system sebagai wadah yang melingkupinya.
Sytem yang sudah proven akan menghasilkan bukti ( role model ). Bukti akan membuka paradigma bahwa suatu pekerjaan atau bisnis itu bisa tercapai ( Realistis ). Realita akan membuat kita bersemangat untuk mewujudkan suatu impian ( Dream).
Perkenalanku dengan mereka hari ini aku rasa sudah cukup. Aku masih membutuhkan waktu untuk berpikir menerima penawaran mereka.
Karena aku dihadapkan pada dua pilihan yaitu:
1. Tetap stay di Zona nyaman , yaitu di perusahaan yang lama sebagai karyawan.
2. Menerima penawaran bisnis tersebut dengan syarat aku harus fokus dan meninggalkan semua income dan fasilitas yang telah aku dapatkan di pekerjaan sebelumnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar